Saturday, April 14, 2012

untuk yang tersayang Alm.

kenapa harus ada sakit kalo sebelumnya terasa begitu indah. kenapa harus pahit kalo sebelumnya begitu manis. aku dan ini aku terjelembab dalam semua liku yang aku buat. aku disini tetap disini sampai akhirnya aku terjatuh dan tak bisa menerjangnya lagi. dalam semu ini aku bertanya akankah ada senyum dibalik getir luka hati.

terkadang.. aku ingin sekali bersikap tak peduli. hanya ada aku dan duniaku. tapi akankah bisa seperti itu. jika ada dia dan dia juga dunia semunya. kadang hati ini bertanya sejauh mana aku bisa memendam? memendam gundah yang tergores penat. aku lelah. aku lelah dengan diriku. dengan semua yang terjadi di hidupku. bolehkah aku lari dan bersembunyi dibalik tirai hitam di rumah tak bertuan. dimana? di tempat yang hanya aku dan diriku.

aku sendiri dan tak tau harus bergerak jika impulsku saja sudah menolak untuk bekerja. lalu haruskah aku terpejam? saat mataku tak henti menangis nanar. kenapa begitu sakit? saat aku tersentak dalam kenyataan yang aku sendiri tak bisa menerimanya. saat jiwa tercabut dan roh keluar dari raganya. saat dia yang begitu berarti dalam kehidupan kami pergi untuk terpejam selamanya. kenapa harus dia? saat aku terlalu sibuk dengan hirup pikuk duniaku. yang jujur.. hany tentang aku dia dan dirinya.

untuknya aku bersua. akankah kita dipertemukan? tentu saja ya. karena aku akan bertemu ditempat yang sama dengannya kelak. disaat suara suara menjadi getir petir yang menakutkan, dan saat aku tak mampu melihat wajahnya. hanya cahaya yang ada. ada dalam semu yang tak terkuak adanya. aku disini merindukan dia yang telah terlelap.

0 comments:

Post a Comment

now, you know my secrets