Thursday, May 10, 2012

April's boy detected!

(tulisan yang pernah kamu kasih)
hei apakabar? udah lama banget gak ngisi cerita tentang kamu. setelah kejadian kemarin. makasih banget buat semua yang pernah kamu lukis dengan paletmu. tau gak? sekarang aku tauloh gimana jadi kamu. ak ngerti kenapa kamu memilih itu. aku seneng banget bisa kenal sama cowok kayak kamu. gimana yah muka kamu sekarang? apa masih setanmpan didalam bayang ini? eh eh, sekarang aku makin gendutloh. aku banyak makan dan waktu aku liat timbangan aku 45 kg. aku inget, dulu kamu yang mau aku seberat itu. tapi maaf gak bisa bertahan lama. sekarang udah 42 dengan tinggi 160. aku keliatan kurus banget. dulu kamu yang bawel sampe nyuapin aku makan yah? sekrang masih suka makan pasta gak? aku masih punya janji yah? buat masakin kamu nasi goreng. hehehe sampai sekarang belum kesampean.

sekarang pasti kamu makin digemari. kamu kan baik banget, jago main piano, pinter, jago basket dan good looking. kok dulu aku bisa yah sebenci itu? padahal sekarang aja aku kangen setengah mati. eh kamu yang giliran sangat benci sama aku. gapapa sih, toh emang aku yang salah.

---

pertama aku ketemu kamu dan mulai melirik kamu, itu waktu kamu main basket dengan proposisi 170 kamu yang waw banget buat aku. aku tertarik sama senyum di pipi tirus kamu dan mata yang sipit juga warna kulit yang sangat cerah membuat aku tertarik. aku kira kamu gak berkacamata sampai saat itu aku masuk ke kelasmu dan melihatmu lebih dekat. kamu tampan, tampan dengan kacamata itu. dan kamu semakin mengagumkan saat aku lihat tulisan tanganmu. jujur, itu lebih dari rapih bahkan aku saja tak bisa menulis serapih itu. itu saat aku belum pernah bertegur sapa denganmu.

awal yang tidak baik sepertinya saat kita dipertemukan menjadi sepasang musuh. kenapa sepasang? karena ini hanya tentang kamu dan aku. awalnya aku kehilangan semua rasa kagum yang aku simpan. tapi.. itu tak bertahan lama. saat aku mengenalmu lebih dekat. lagi-lagi diawali dengan hal yang tak disengaja. atau mungkin disengaja untukku. karena akulah yang memulai. kamu tak hanya pintar ternyata, tapi juga sangat ramah dan juga sangat mengasyikan. itulah awal dimana kekagumanku terbangun dari tidurnya.

tak terasa kita semakin dekat, sampai kabarmu pun adalah hal yang selalu aku nantikan. aku tak hentinya memikirkan hari esok dan esok karena itu artinya aku akan melihatmu lagi. hari itu aku mencarimu. kamu tak ada.. aku mengejar kamu tak terkejar.. dan aku berhenti lalu kamu membalik dan melihat aku. aku tak pernah merasa sebahagia ini sebelumnya. saat kedua sorot mata sipit beradu dan saat semua oksigen terasa tak pernah cukup. kamu disitu didepanku. dan saat itu kamu utarakan apa yang tak pernah aku pikirkan. karena berpikir kearah itupun aku tak berani. kamu bilang akan menjagaku sejauh kamu mampu. mengapa? aku kebingungan. kamu jawab karena setiap langkah kakiku di depan kelasmu adalah setapak perhatian yang aku munculkan. aku tersipu disitu. waw seindah itukah kisah yang kamu tawarkan?

aku menerimamu. menerimamu menjadi bagianku. dan membuka hati yang tak sadar telah kubuka sejak jauh hari. sungguh mengesankan bukan memiliki apa yang pernah diimpikan? ku kira ini indah saat ternyata kamu mengakhirinya. karena mereka tak menyetujui langkahmu. langkah yang telah menjadi langkahku juga. betapa itu sangat menyakitkan bukan? saat perasaan semakin meninggi dan semua dilemparkan dalam satu gerakan. awalnya aku menjauh dan kita menjadi seperti tak pernah mengetahui satu sama lain.

ternyata diam diam kami masih saling memperhatikan satu sama lain. dan selama itupun kami tak pernah mengizinkan pintu itu terbuka atau dibuka oleh siapapun. lalu aku menjadi siswi SMA, dan memberanikan diri menghubungimu dan mencarimu. dkamu menjawab dan kami terasa dipertemukan kembali. betapa bahagianya aku saat itu. ketika kedekatan kami kembali dan tawamu ada dihidupku. saat itu semua terasa sangat jelas dan seperti baru kami rasakan. semua kedekatan, tawa, dan luka yang kami lupakan. saat kami mengawali hal yang pernah kami awali. semua terasa indah kebersamaan yang begitu lama. membuahkan satu tanya. apa kami akan selalu bersama dan sebahagia ini? dan kami meyakininya.

dialah semua yang aku harapkan kembali dihidupku..

to be continued

0 comments:

Post a Comment

now, you know my secrets