Tuesday, June 12, 2012

Remembering

mengerti itu tak harus dalam waktu cepat, karena apa yang aku rasakanpun seperti itu. aku mengerti apa arti kesepian, apa arti kesedihan, apa arti kosong dan apa arti kamu di hidupku. semua terasa jelas. saat tak ada satu peganganpun yang berhasil kuraih. sekarang aku hanya mengenang.. dari jauh hari aku sudah merelakanmu. merelakanmu melupakanku dan semua kenangan kita.

aku mengerti apa arti kata bahagia ketika bersama. aku paham apa itu kebersamaan saat kamu temaniku dalam semua keadaan. aku tahu arti kesabaran setelah kamu ajarkan begitu banyak hal tanpa pernah mengeluh.

aku hanya ingin mengenang.. mengenang kamu yang pernah duduk manis di hidupku. mewarnai kanvas yang tak pernah tersentuh.. seperti sekarang.. kanvasku kembali sepi lusuh dan kosong. arti kosong yang diajarkanmu padaku perlahan membuatku paham. bahwa rasamu telah menjadi rasaku.

jujur sekarang aku kesepian, aku hanya butuh teman.. teman yang ingin tau apa yang terjadi di hidupku. aku ingin teman yang tak pernah jenuh bersamaku. kamu yang ajarkan aku arti kesabaran bukan? dan sekarang aku akan mencoba bersabar.

tapi disni kosong.. aku butuh teman.. aku mau teman. kapan ada yang datang lagi ke hidupku? tanpa mengukir bara api di kanvasku. kamu tau? sekarang aku lebih baik.. semuanya berubah termasuk aku. aku berubah sekarang aku bahkan bingung mau melangkah kemana.. tak ada satupun pegangan yang aku lihat. dulu lenteramu yang cerahkan langkahku. suara tapakmu yang mrmbimbingku dalam melangkah.

bahkan tahukah kamu? saat aku menulis sekarang.. aku tak tau apa yang aku bayangkan. tak ada satu sosokpun yang melangkah melewati pikiranku. begitu tertutupkah pintu hati ini? bahkan ketika ada yang mendekat. aku tak bisa menerima, padahal dilain sisi aku butuh teman.

oh Tuhan.. apa sesakit ini dulu yang kamu rasakan? roda memang berputar dan sekarang aku telah menjadi porosmu. terkandang hati ini berbisik "terimalah siapa saja yang mendekat." tapi yang lain.. " bukan dia, bukan dia yang tepat." lalu harus bagaimana. sampai kapan aku harus membendung semuanya? asa yang kukira telah berakhir ternyata masih berlanjut sampai detik ini.

pernah memaksa untuk menerima. tapi diakhir jalan aku berbalik dan mengakui belum tepat bukan dia. tapi kapan? aku tahu aku terlalu terburu-buru. lalu harus bagaimana? saat yang kurasakan tak bisa kuungkap. tak ada yang mengerti semengerti diriku dan tak ada yang mau mendengar dengan sepenuh hati.

hanya ratusan kata yang terukir indah di semua postinganku. hm.. sebenarnya apa yang aku mau? apa yang aku cari? sebenarnya sejauh mana hati ini melangkah? dan sekosong apa yang sekarang aku rasakan..

cherish that until now, i still breathe.  i still move. how long it has been? i dont know. which i know now.. i should let you go and trying to close your book. your time was over since.. i dont know. dear you, thanks a lot..




0 comments:

Post a Comment

now, you know my secrets